Implementasi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, Kepala Desa dan BPD di Bulukumba Kembali Dikukuhkan


NEWS — BULUKUMBA, Di pagi yang cerah di Bulukumba, suasana lapangan Pemuda  penuh dengan kehangatan dan semangat. Matahari perlahan-lahan mulai menampakkan diri, memberikan sinar keemasan yang menerangi acara yang dinanti-nantikan. Hari ini Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengukuhkan kembali kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa  (BPD). Sebuah peristiwa yang menandai implementasi dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

Bedasarkan laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba tidak semua kepala desa dikukuhkan dan diserahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bulukumba tentang  Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa dan BOD. Hanya 101 kepala desa dikukuhkan hari ini, Kamis (04/07/2024).

“3 Kades baru saja selesai Pilkades, 2 masih PLT karena kadesnya meninggal, 2 Kades ke tanah suci dan 1 Kades berhalangan,” kata Hj. Hamrina Andi Muri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba kepada JEJAKTOKOH.COM, Kamis (04/07/2024). 

Di atas panggung utama Bupati Bulukumba berdiri tegak dengan penuh wibawa. Warga yang turut hadir berdiri di sekitar area pengukuhan menunggu dengan antusias. Mereka tahu bahwa pengukuhan dan penyerahan SK ini bukan hanya seremonial, tetapi juga membawa harapan baru bagi masa depan desa mereka. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, yang diteken oleh Presiden Joko Widodo pada 25 April 2024, memberikan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun dengan maksimal dua periode. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 39 dan memberikan ruang yang lebih luas bagi kepala desa untuk menjalankan tugasnya dengan lebih optimal.

Dengan langkah mantap, kepala desa yang akan dikukuhkan mengambil tempat yang telah ditentukan. Wajahnya penuh dengan kepercayaan diri, namun juga memancarkan rasa syukur dan tanggung jawab yang besar. Ia tahu bahwa dengan masa jabatan yang lebih panjang, tantangan yang dihadapinya juga semakin besar. Namun, ia siap untuk mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.

Bupati Bulukumba mulai menyampaikan pidatonya dengan suara yang tenang namun penuh makna. Ia menyampaikan bahwa hari ini adalah hari bersejarah yang patut dikenang.  Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, para kepala desa kata Andi Utta memiliki kesempatan untuk membangun desa yang lebih baik dan lebih maju. Masa jabatan kepala desa yang lebih panjang ini memberikan stabilitas dan kesinambungan dalam kepemimpinan yang sangat penting untuk pembangunan jangka panjang. 

Kepala Desa bersama warga dan undangan  yang hadir terlihat penuh dengan harapan. Mereka menyadari bahwa dengan masa jabatan delapan tahun, kepala desa memiliki waktu yang cukup untuk merencanakan dan melaksanakan program-program pembangunan yang berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang perbaikan infrastruktur tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup masyarakat desa secara keseluruhan.

Prosesi pengukuhan dimulai. Dengan khidmat, kepala desa mengucapkan sumpah jabatan, diiringi oleh doa dan harapan dari seluruh undangan. Momen ini sangat sakral, menggambarkan komitmen kepala desa untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ketika prosesi selesai, suasana berubah menjadi lebih meriah. Para warga bersorak, memberikan selamat kepada kepala desa dan BPD yang baru dikukuhkan.

Namun, di balik kemeriahan ini, tersimpan refleksi mendalam bagi banyak orang. Mereka merenungkan perjalanan panjang desa mereka, dari masa-masa sulit hingga saat ini. Mereka menyadari bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Mereka berharap dengan kepemimpinan yang lebih stabil dan berkelanjutan, desa mereka akan semakin maju dan sejahtera.

Tambahan masa jabatan ini bukan hanya tentang waktu yang lebih panjang, tetapi juga tentang tanggung jawab yang lebih besar. “Kami berkomitmen untuk memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya, memastikan bahwa setiap program yang kami jalankan benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga desa,” kata Syarifuddin Kepala Desa Benteng Palioi, Kec. Kindang yang turut juga dikukuhkan. 

Dengan masa jabatan yang lebih panjang, Kepala Desa Syarifuddin berencana untuk fokus pada beberapa aspek penting dalam pembangunan desa, termasuk peningkatan infrastruktur, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kecakapan hidup. Ia percaya bahwa dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, desa Benteng Palioi akan mampu mencapai kemajuan yang signifikan.

“Kami ingin melihat desa kita berkembang menjadi desa yang mandiri dan sejahtera. Tambahan dua tahun ini memberikan kita peluang untuk memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan potensi yang ada. Selain peningkatan pelayanan masyarakat kami juga fokus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalalui pelatihan atau penngkatan skill bagi warga,” tegasnya.

Syarifuddin menyadari  bahwa perubahan tidak akan terjadi secara instan. Diperlukan kerja keras, kesabaran, dan kerjasama antara pemerintah desa dan seluruh masyarakat. Namun, dengan tekad yang kuat dan semangat kebersamaan, tidak ada yang tidak mungkin.

Seiring matahari yang semakin meninggi, suasana lapangan pemuda Bulukumba  perlahan kembali tenang. Namun, semangat dan harapan yang ditanamkan pada pagi itu akan terus hidup di hati setiap warga. Mereka akan selalu mengingat momen ini sebagai awal dari sebuah perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih cerah.

Dengan pengukuhan ini, desa-desa di Bulukumba kini memiliki harapan baru. Kepala desa yang telah dikukuhkan diharapkan mampu menjadi agen perubahan, membawa desa menuju kesejahteraan dan kemandirian yang diimpikan. Di bawah sinar matahari pagi yang cerah, harapan itu tetap menyala, seperti semangat yang tak pernah pudar di hati setiap warga. (**”)

Berita Terkait

Top