Dari Sopir Angkot, Prajogo Pangestu Merangkak Masuk Daftar 5 Orang Terkaya Dunia


PROFIL TOKOH — JAKARTA,  Pengusaha dan konglomerat asal Indonesia, Prajogo Pangestu masuk dalam 5 orang di dunia yang kekayaannya paling banyak bertambah sepanjang 2023 versi Forbes.

Dilaporkan Forbes, kekayaan bersih yang didapatkan Pendiri Barito Group ini sebesar $52,8 miliar yang bertambah $47,9 miliar. Taipan dengan nama lahir Phang Djoem Phen  ini mengumpulkan kekayaan melalui industri kayu dan petrokimia.

Dia mengambil bisnis pertambangan batu bara pada Maret 2023. Pada Oktober 2023, Prajogo mencatatkan perusahaan energi terbarukan yang memiliki produsen geotermal terbesar di negara tersebut di Bursa Efek Indonesia. Sejak saat itu sahamnya melonjak lebih dari 800 persen.

Dari jumlah penambahan kekayaan itu, Prajogo berada di urutan ke-4 di bawah Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, dan Elon Musk yang berada di posisi pertama.

Prajogo memulai kariernya dari mulai sopir angkot. Jatuh bangun, ia rasakan. Puncaknya, Sang Raja Kayu Prajogo Pangestu pernah masuk salah satu orang kaya Indonesia. Prajogo Pangestu lahir di Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1944. Terlahir dari keluarga miskin mengharuskan Prajogo hanya menamatkan sekolahnya sampai tingkat menengah pertama.

Prajogo Pangestu, putra seorang pedagang karet di Kalimantan Barat, ia pernah mencoba peruntungan di Jakarta. Meskipun tidak berhasil, dia kembali ke rumah orangtuanya.

Pada 1965, dia bertemu dengan pengusaha kayu Malaysia, Bong Sun On atau Burhan Uray, yang merupakan bos dari perusahaan kayu Djajanti Timber Group. Pada 1969, Prajogo mulai bekerja di PT Djajanti Group untuk mengelola Hak Pengusahaan Hutan (HPH) di Kalimantan Tengah. Meski hanya lulusan sekolah menengah pertama, Prajogo terus berusaha dan beberapa tahun kemudian diangkat sebagai General Manager (GM) di Plywood Nusantara.

Dalam perjalanannya, Prajogo mengganti nama Pacific Lumber menjadi PT Barito Pacific. Kemudian bisnisnya terus meningkat hingga bekerja sama juga dengan anak-anak Presiden Soeharto dan pengusaha lainnya demi memperlebar bisnisnya. Bahkan Prajogo Pangestu menduduki peringkat ke 40 orang terkaya Indonesia.

Barito Pacific mengakuisisi 70 persen saham perusahaan petrokimia, Chandra Asri. Pada 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.

Prajogo juga memasuki industri batu bara melalui perusahaan Petrindo Jaya Kreasi pada Maret 2023. Setelah itu, dia juga mencatatkan saham di perusahaan energi terbarukan Barito Renewables Energy pada Oktober 2023.

Sebagai pendiri dan presiden komisaris Barito Pacific, Prajogo Pangestu telah menduduki berbagai posisi strategis di beberapa perusahaan, termasuk menjadi Chairman Barito Pacific Group sejak 1977 hingga sekarang.

Bos Barito Pacific ini juga termasuk pengusaha yang berinvestasi dalam proyek pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Dia menjadi anggota konsorsium Agung Sedayu Group (AGS) yang dipimpin langsung oleh Sugianto Kusuma alias Aguan, pendiri sekaligus bos Agung Sedayu. (int/***).

Nama Lengkap : Prajogo Pangestu

Nama Lahir : Phang Djoem Phen 

Tempat dan tanggal lahir  : Sambas, Kalimantan Barat pada 13 Mei tahun 1944.

KELUARGA

Istri : Herlina Tjandinegara

Anak : Nancy, Agus Salim

KARIER

Pendiri Pabrik Chandra Asri di Cilegon, Banten, 1990

Pendiri Bank Andromeda, 1990

Presiden PT Chandra Asri, 1990-1999

Presiden Komisaris PT Tripolyta Indonesia Tbk

Presiden Komisaris PT Chandra Asri Petrochemical Center

Wakil Presiden Komisaris PT Tanjungenim Lestari Pulp & Paper

Presiden Komisaris PT Barito Pacific Timber, Tbk, sejak 1993

Komisaris PT Astra International, 1993-1998

Pendiri sebuah Hotel di Pulau Sentosa, Singapura, 1991

Pendiri PT Musi Hutan Persada, 1991

Pendiri PT Barito Pacific Lumber, 1977

General Manager Pabrik Plywood Nusantara,Gresik, Jawa Timur, 1975

Pegawai di PT Djajanti Group, 1969-1976

Berita Terkait

Top